Kisah Raja Kediri Kertajaya Minta Disembah Seperti Tuhan, Tewas di Tangan Ken Arok!
MALANG, iNews.id - Sikap arogan Raja KediriKertajaya yang meminta rakyat dan pemuka agama menyembahnya seperti Tuhan menuai bencana. Perlakuan itu memicu kemarahan para Brahmana yang kemudian berbondong-bondong meninggalkan Kediri.
Kondisi ini menjadikan stabilitas politik dan keamanan Kerajaan Kediri goyah. Kertajaya bahkan menghukum mati para Brahmana yang menolak perintah tersebut.
Akibatnya, para pemuka agama melarikan diri ke Tumapel untuk meminta perlindungan kepada Ken Arok.
Kala itu Ken Arok menjadi penguasa Tumapel bergelar Rajasa Sang Amurwabhumi yang menyambut mereka dengan tangan terbuka. Dia dikenal menjunjung tinggi martabat Brahmana karena pernah berguru pada Tantripala dan Lohgawe.
Kaum Brahmana kemudian menganugerahi Ken Arok gelar Batara Guru, sebagai titisan Dewa Syiwa. Gelar ini menjadi simbol dukungan moral dan spiritual untuk menumbangkan Kertajaya.