Karena itu, proses pertemuan pun harus dirancang special. Yakni dengan bersepatu roda dari tanah kelahirannya di Yokyakarta. Ya, Minggu (5/11/2017) lalu, Supri nekat berangkat dengan menggunakan bekal seadanya. Sepasang sepatu roda, dua stel pakaian sorjan, serta perlengkapan mandi. Momen yang dipilih pun tak kalah spesial. Yakni tepat pada peringatan Hari Pahlawan 10 November.
Karena itu, peringatan Hari Pahlawan Jumat pagi menjadi puncak perjuangan Supriyanto. Setelah lima hari menempuh jarak ratusan kilometer, Supri akhrinya bertemu dengan idolanya itu. Tak hanya bertemu. Supriyanto juga diajak Risma merayakan peringatan Hari Pahlawan bersama-sama.
“Saya senang sekali bisa bertemu Bu Risma. Bahkan saya kaget saat diajak upacara. Karena hanya membawa sepatu roda, saya pun pinjam sepatu teman. Kebetulan ada teman komunitas sepatu roda yang tinggal di kota ini,” tutur Mbah Pri.
Pertemuan Mbah Pri dengan Risma itu pun mengundang perhatian banyak tamu. Apalagi, kostum yang dipakai Supri tidak biasa. Selain bersorjan, Supriyanto juga mengenakan sepatu roda. Beberapa tamu bahkan tak kuasa menahan tawa saat Supriyanto memperlihatkan skillnya berseluncur.
“Wah, iseh kuat ternyata mbah iki (Wah, masih kuat ternyata mbah ini,”seloroh mereka.