“Caranya ya dengan berhati-hati dan sabar. Terpenting tidak pantang menyerah,”ungkapnya.
Semangat itu pula lanjut Mbah Pri yang dimiliki para pejuang tanah air dulu. Sehingga mereka sukses mengusir penjajah dan mempertahankan negara ini dari serbuan sekutu.
“Generasi muda saat ini harus bisa mengambil teladan para pejuang dulu,”serunya.
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengaku senang dengan kunjungan Mbah Pri. Apalagi proses yang dilalui tidak mudah.
“Saya senang dengan perjuangan beliau. Bayangkan, usia setua dia masih kuat bersepatu roda dari Yogyakarta hingga Surabaya,” katanya.
Risma mengaku sudah dua kali menerima kejutan dari warga yang mengidolakannya. Tahun lalu, juga ada penggemar yang datang dengan menggunakan egrang (Alat berjalan dari kayu).
“Nah, sekarang ada lagi pakai sepatu roda. Saya berterimaksih sekali,”ucap walikota perempuan pertama di Surabaya ini.