9 Penerbang TNI AL Gabung Pasukan Perdamaian PBB di Timur Tengah

Ali Masduki
Pelepasan crew Heli HS-4206 di Apron Museum Tower Puspenerbal Lanudal Juanda, Rabu (27/1/2021). (Foto:SINDONews/Ali Masduki)

SURABAYA, iNews.id - Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) melepas sembilan personel terpilih untuk bergabung dengan pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Timur Tengah. Duta bangsa ini nantinya akan menjadi crew Heli Satgas MTF Konga XXVII-M/UNIFIL tahun 2021.

Pelepasan satgas ini dipimpin langsung oleh KomandanPuspenerbal, Laksamana Muda TNI Edwin di Apron Museum Tower Puspenerbal Lanudal Juanda, Rabu (27/1/2021) kemarin.

"Sembilan personel ini nantinya akan bergabung dengan KRI Sultan Iskandar Muda-367 sebagai duta bangsa dengan membawa nama Indonesia dalam misi perdamaian PBB," katanya.

Edwin menyampaikan, saat ini kondisi di Timur Tengah selain masih diliputi dengan ketegangan bersenjata, juga berperang melawan Pandemi Covid-19. Untuk itu seluruh negara di dunia yang tergabung dalam PBB berpartisipasi mengirimkan pasukannya untuk bergabung dalam Pasukan Penjaga Perdamaian di timur tengah.

"Satgas ini mengemban misi yang sangat penting untuk menunjukkan eksistensi bangsa dan negara Indonesia di mata dunia. Sebagai wakil negara Indonesia, keikutsertaannya menjaga ketertiban dan perdamaian dunia sesuai dengan yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945. Tugas yang akan berlangsung sekitar satu tahun ini merupakan tugas berat dan penuh tantangan, selain konflik bersenjata juga adanya Pandemi Covid-19," katanya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Social & Physical Distancing menggunakan masker, menjaga jarak dan menggunakan Handsanitizer guna mencegah virus Corona (Covid-19).

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 400 Karung Pakaian Bekas Ilegal di Perairan Batubara

57 tahun lalu

Hebat! TNI AL Gagalkan Penyelundupan 3,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Makassar

57 tahun lalu

Misteri Penyebab Kematian Tamtama TNI AL, Keluarga Terkejut saat Buka Peti Jenazah

57 tahun lalu

Kematian Tamtama TNI AL Ghofirul Kasyfi Dinilai Janggal, Keluarga Desak Autopsi Jasad Korban

57 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 39.000 Baby Lobster Senilai Rp1 Miliar di Bandara Juanda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal