5 TKW Kabur dari Penampungan di Malang, BP2MI: Mereka Diperlakukan Tak Senonoh 

Avirista Midaada
Kepala BP2MI Benny Rhamdani memberikan keterangan pers usai meninjau tempat penampungan TKW milik PT CKS, Sabtu (12/6/2021). (Foto: Okezone/Avirista Midaada).

MALANG, iNews.id - Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menemukan berbagai pelanggaran di tempat penampungan calon pekerja migran di Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) milik PT Central Karya Semesta (CKS) di Malang. Di antaranya perlakuan tidak senonoh hingga kekerasan verbal

Temuan itu diungkap BP2MI saat meninjau lokasi BKLN bersama aparat kepolisian, Sabtu (12/6/2021). Tinjauan dilakukan setelah kasus kaburnya lima calon Tenaga Kerja Wanita (TKW) dari tempat penampungan di Jalan Rajasa, Kelurahan Bumiayu, Malang Rabu lalu. 

"Jadi dari beberapa temuan di lapangan tadi jelas bahwa beberapa pihak, rumah sakit maupun yang di BLK menyampaikan bahwa mereka sering mengalami kekerasan verbal," ucap Kepala BP2MI Benny Rhamdani saat ditemui di Mapolresta Malang Kota.

Benny menerangkan, beberapa calon pekerja migran Indonesia (CPMI) yang diperlakukan tak senonoh oleh pihak perusahaan saat mengenakan celana pendek, dengan alasan melanggar aturan.

"Ada peristiwa CPMI (calon pekerja migran) mengenakan celana pendek, dan tidak diperbolehkan di perusahaan itu, ditegur boleh jika melanggar aturan. Tapi perlakuan tak senonoh, diturunkan dan disaksikan banyak orang," ungkap dia.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Disambut Haru, Jenazah Pekerja Migran Korban Kebakaran di Hong Kong Tiba di Grobogan

57 tahun lalu

Pekerja Migran asal Grobogan Diduga Jadi Korban Kebakaran Apartemen di Hong Kong

57 tahun lalu

Polres Sergai Ungkap Kasus Pencurian dan Pengiriman PMI Ilegal, 11 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Rekrut Pekerja Ilegal, Bos Perusahaan TKI di Malang Hanya Divonis 2 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Polisi Tangkap 2 Agen TPPO di Asahan, Hendak Bawa 7 Pekerja Migran Ilegal ke Malaysia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal