5 TKW Kabur dari Penampungan di Malang, BP2MI: Mereka Diperlakukan Tak Senonoh 

Avirista Midaada
Kepala BP2MI Benny Rhamdani memberikan keterangan pers usai meninjau tempat penampungan TKW milik PT CKS, Sabtu (12/6/2021). (Foto: Okezone/Avirista Midaada).

Selain itu perusahaan juga menahan handphone para calon tenaga kerja wanita tersebut. Penggunaan handphone hanya diperbolehkan selama lima jam antara pukul 17.00-22.00 WIB. 

"Bisa dibayangkan mereka yang butuh komunikasi dengan keluarganya yang sangat jauh, maka seandainya ada berita keluarganya sakit, kedukaan pasti mereka butuh informasi kalau handphone ditahan ini kan sangat berbahaya," tuturnya.

Bahkan disampaikan Benny, saat ada calon pekerja migran yang mendapat pekerjaan, para calon pekerja migran Indonesia harus terikat oleh perjanjian penempatan. "Jadi siapa yang harus menandatangani penyedia kerja, harusnya secara fisik harus pernah memegang, tapi disampaikan mereka tidak pernah memegang itu," katanya. 

Fakta lain yang didapat BP2MI, ada calon pekerja migran yang meninggal di balai latihan kerja tersebut karena sakit. Namun pihak perusahaan bergeming pekerja tersebut meninggal dunia di rumah sakit, bukan di balai latihan kerja.

Ironisnya dari pengakuan para calon pekerja migran yang ditemui Benny dan timnya, tenaga kerja wanita yang meninggal dunia pada lebaran kemarin, tidak mendapatkan perlakuan manusiawi dari perusahaan.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Disambut Haru, Jenazah Pekerja Migran Korban Kebakaran di Hong Kong Tiba di Grobogan

57 tahun lalu

Pekerja Migran asal Grobogan Diduga Jadi Korban Kebakaran Apartemen di Hong Kong

57 tahun lalu

Polres Sergai Ungkap Kasus Pencurian dan Pengiriman PMI Ilegal, 11 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Rekrut Pekerja Ilegal, Bos Perusahaan TKI di Malang Hanya Divonis 2 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Polisi Tangkap 2 Agen TPPO di Asahan, Hendak Bawa 7 Pekerja Migran Ilegal ke Malaysia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal