5 Fakta Mutilasi Pengusaha Kafe asal Surabaya di Kosan Malang: Nomor 3 Mengerikan

Avirista Midaada
Petugas saat berada di rumah yang diduga menjadi TKP pembunuhan dan mutilasi di Malang. (Foto: MPI/Avirista M)

"Pengungkapan hari ini berawal dari tanggal 15 Oktober tahun 2023 yang saat itu ada penemuan tubuh manusia yang terpotong kepala, tangan serta kakinya," ucap Nur Wasis.

Potongan tubuh itu kini masih tersimpan di kamar jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang karena pihaknya waktu itu masih melakukan pendalaman dan penyelidikan.

"Kita kumpulkan, makanya kita mencocokkan dengan rumah sakit apakah ini potongan kepala yang saat ini ditemukan, identik dengan potngan tubuh yang ditemukan tanggal 15 Oktober," katanya.

Menurutnya, ada beberapa kunci yang membuat akhirnya tukang pijat tersebut mengakui perbuatannya tapi dia enggan membeberkan detailnya karena penyelidikan masih berjalan.

"Tersangka mengakui dan kooperatif. (Bukti kunci) Itu menjadi bahan kami dalam proses pemeriksaan saat," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Alasan Hakim Vonis Mati Pembunuh dan Pemutilasi 3 Mahasiswi di Pariaman

57 tahun lalu

Tangis Ibu Korban Pecah Dengar Wanda Divonis Hukuman Mati, Wenni: Terima Kasih Pak Hakim

57 tahun lalu

Tok! Hakim Vonis Mati Terdakwa Pembunuhan Berantai dan Mutilasi di Padang Pariaman

57 tahun lalu

Terekam CCTV! Detik-Detik Maling Gasak 2 Motor dari Rumah Kos di Jombang

57 tahun lalu

Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal