5 Fakta Mutilasi Pengusaha Kafe asal Surabaya di Kosan Malang: Nomor 3 Mengerikan

Avirista Midaada
Petugas saat berada di rumah yang diduga menjadi TKP pembunuhan dan mutilasi di Malang. (Foto: MPI/Avirista M)

4. Kejanggalan Pelaku

Muhamad Irianto, pemilik tempat kos pelaku dugaan pembunuhan mengungkap ada kejanggalan yang dilakukan Abdul Rahman. Sebab pelaku pernah meminta izinnya untuk membuang kasur.

"Pernah minta izin membuang kasur, katanya sudah tipis mau ganti yang baru. Akhirnya dibuang ke sungai," ujar Irianto.

Kecurigaannnya bertambah, ketika Abdul Rahman sempat meminta izin untuk mengecat tempat kosnya. Padahal cat tembok awalnya berwarna putih tampak masih bagus dan bersih. Lantas Abdul meminta izin mengecat ulang, tapi dia tak tahu dicat ulang dengan warna apa karena belum sempat mengeceknya ke dalam.

"Kemudian tembok dicat ulang, kemungkinan menutupi bercak-bercak darahnya atau kasur itu sendiri ada bekas darah sehingga dihilangkan jejaknya, perkiraan saya seperti itu," ucapnya.

5. Keterangan Polresta Malang Kota

Wakasatreskrim Polresta Malang Kota AKP Nur Wasis menduga potongan tubuh yang sempat ditemukan ada kaitannya dengan peristiwa dugaan mutilasi ini. Potongan tubuh ini ditemukan di aliran Sungai Amprong, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang berjarak sekitar 150 meter dari tempat kos terduga pelaku.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Alasan Hakim Vonis Mati Pembunuh dan Pemutilasi 3 Mahasiswi di Pariaman

57 tahun lalu

Tangis Ibu Korban Pecah Dengar Wanda Divonis Hukuman Mati, Wenni: Terima Kasih Pak Hakim

57 tahun lalu

Tok! Hakim Vonis Mati Terdakwa Pembunuhan Berantai dan Mutilasi di Padang Pariaman

57 tahun lalu

Terekam CCTV! Detik-Detik Maling Gasak 2 Motor dari Rumah Kos di Jombang

57 tahun lalu

Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal