Warna-warni Balon Udara Hiasi Langit Pekalongan

Suryono Sukarno
Sebanyak 32 komunitas balon meramaikan kegiatan Balloon Atraction Pekalongan 2022 di lapangan Mataram Pekalongan. (iNewsTV/Suryono Sukarno)

Bahkan, antusias masyarakat yang hadir memadati lapangan Mataram untuk menyaksikan tradisi balon udara ini sangat tinggi. Pihaknya berharap, di tahun 2023 mendatang, Pemerintah Kota Pekalongan bersama Airnav Indonesia dan Komunitas Sedulur Balon Pekalongan bisa memfasilitasi kembali kegiatan Festival Balon Tambat seperti di tahun 2019 silam yang sukses digelar di Stadion Hoegeng Pekalongan.

"Kreasi balon balon pun sangat luar biasa, meskipun mendadak tetapi acara hari ini sudah bagus dan patut diapresiasi," katanya.

Sementara itu, Direktur Keselamatan, Keamanan dan Standarisasi Airnav, Bambang Rianto mengungkapkan bahwa, Airnav Indonesia sebagai satu-satunya pelayanan lembaga yang mengelola navigasi penerbangan di Indonesia mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Pemkot dan Komunitas Sedulur Balon Pekalongan yang telah menyelenggarakan kegiatan ini meski dengan keterbatasan SDM, waktu, tenaga, dan lain-lain. 

Hal ini dilakukan untuk menjaga tradisi dan budaya balon namun tetap memperhatikan keselamatan dan keamanan wilayah udara Indonesia.

"Pasalnya, kalau terjadi sesuatu pada pesawat yang berhadapan dengan penerbangan balon sehingga terjadi accident,  nama baik Indonesia taruhannya. Kami harapkan, di tahun mendatang kita semua bisa lebih siap mengorganisir seluruh sumber daya yang ada dan mulai menggabungkan lintas wilayah dari Pekalongan ke Wonosobo atau sebaliknya sebagai bentuk keberagaman sehingga tetap terjaga,” kata Bambang.

Ketua Komunitas Sedulur Balon Pekalongan, Priyadi mengatakan bahwa, pihaknya mengadakan Ballon Atraction Pekalongan 2022 merupakan temu kangen atau sambung seduluran karena sudah 2 tahun tidak ada kegiatan di momen syawalan. 

"Peserta kami batasi yakni 32 peserta. Kami hanya butuh wadah untuk menyampaikan aspirasi kami atau melestarikan tradisi di Kota Pekalongan, mudah-mudahan ke depan ada festival balon," ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terancam 12 Tahun Bui, Pengasuh Padepokan di Pekalongan Bantah Cabuli Santriwati

57 tahun lalu

Geger Pengasuh Padepokan Cabuli Santriwati di Pekalongan, Orang Tua Jemput Anak

57 tahun lalu

Diperiksa 12 Jam, Pimpinan Padepokan di Pekalongan Jadi Tersangka Pencabulan

57 tahun lalu

Ledakan Petasan Balon Udara di Blitar, 1 Orang Tewas 2 Anak Luka-Luka

57 tahun lalu

Mencekam! Balon Udara Liar Meledak di Atas Rumah Warga Tulungagung, Atap Hancur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal