Terancam Tak Bisa Ikut UN, 2 Siswa SMA 1 Semarang Terus Cari Keadilan

Kristadi
Antara
Dua siswa SMAN 1 Semarang yang dikeluarkan saat hendak bertemu dengan Plt Gubernur Jateng di Semarang. (Foto: iNews.id/Kristadi)

SEMARANG, iNews.id – Upaya mencari keadilan terus dilakukan AN dan AF, dua siswa SMA Negeri 1 Semarang yang dikeluarkan lantaran diduga melakukan kekerasan terhadap juniornya.

Kedua siswa itu kini terancam tidak bisa mengikuti Ujian Nasional (UN) karena hingga kini tidak kunjung memilih sekolah pengganti setelah dikeluarkan dari SMA 1.

Didampingi orang tuanya, mereka mendatangi Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko untuk mengadukan persoalan tersebut. Namun, kedua siswa itu hanya ditemui Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jateng Gatot Bambang Hastowo. Mereka sebelumnya mendatangi Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Jateng, KPAI dan anggota DPD.

Darsini, orang tua AN mengaku kecewa dengan tindakan kepala SMA 1 Semarang yang langsung mengeluarkan anaknya. Menurut dia, akumulasi nilai kesalahan siswa yang dilaporkan pihak sekolah hanya dibuat-buat,  termasuk adanya pelanggaran sopan santun. “Dalam buku tata tertib peserta didik milik anak saya, tidak ada catatan kesalahan. Semuanya bersih,” katanya, Jumat (2/3/2018).


AN menuturkan, tidak ada tata tertib yang dilanggar seperti yang dituduhkan kepala SMA 1 Semarang. Menurut dia, kasus meninggalnya salah seorang juniornya saat berenang di kolam renang Jatidiri Semarang di luar kegiatan Latihan Dasar Kepimpinan (LDK) OSIS pada akhir November 2017 lalu.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PPDB 2023, Ini Pembagian Zonasi SMA Negeri di Kota Semarang

57 tahun lalu

Pascapembacokan Siswa SMK, Polres Majalengka Kumpulkan Guru dari Sekolah yang Diduga Terlibat

57 tahun lalu

Ini Kesaksian Siswa SMK Korban Pengeroyokan Geng Pelajar di Gandu Majalengka

57 tahun lalu

Ngeri, Siswa SMK di Majalengka Terluka di Paha akibat Dikeroyok dan Dibacok Geng Pelajar

57 tahun lalu

2 Pelajar Sadis Pembacok Siswa SMK di Sukaraja Sukabumi Tertangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal