Keluarkan 2 Siswa, KPK2BGA Nilai SMA 1 Semarang Cederai Konstitusi

Kastolani Marzuki
Antara
Siswa SMA 1 Semarang saat mengikuti masa pengenalan sekolah. (Foto: Twitter)

SEMARANG, iNews.id – Komisi Perlindungan Korban Kekerasan Berbasis Gender dan Anak (KPK2BGA) Jawa Tengah menilai keputusan kepala SMA Negeri 1 Semarang yang mengeluarkan dua siswa terkait kasus kekerasan terhadap juniornya mencederai prinsip konstitusi.

Menurut Ketua KPK2BGA Jateng Rika Saraswati, SMAN 1 Semarang harus ikut bertanggung jawab atas dugaan kekerasan terhadap anak di lingkungan sekolah karena tempat kejadian perkara berada dalam lingkungan sekolah dan lingkupnya juga kegiatan sekolah.

Proses kegiatan latihan dasar kepemimpinan (LDK) OSIS, kata dia, notabene atas izin dan dalam pengawasan sekolah sehingga pihak sekolah tidak bisa melepaskan tanggung jawabnya begitu saja dengan cara mengeluarkan AN dan AF dari sekolah.

“Sikap Kepala SMAN 1 Semarang, didukung Disdikbud Jateng yang tidak mau mengubah atau membatalkan keputusan sebelumnya agar menerima kembali AN dan AF untuk melanjutkan sampai ujian nasional (UN), jelas mencederai prinsip konstitusi,” kata Rika Saraswati, Kamis (1/3/2018).

Terkait kejadian itu, KPK2BGA meminta pembentukan tim independen untuk menginvestigasi kasus yang terjadi di SMA Negeri 1 Semarang.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PPDB 2023, Ini Pembagian Zonasi SMA Negeri di Kota Semarang

57 tahun lalu

Pascapembacokan Siswa SMK, Polres Majalengka Kumpulkan Guru dari Sekolah yang Diduga Terlibat

57 tahun lalu

Ini Kesaksian Siswa SMK Korban Pengeroyokan Geng Pelajar di Gandu Majalengka

57 tahun lalu

Ngeri, Siswa SMK di Majalengka Terluka di Paha akibat Dikeroyok dan Dibacok Geng Pelajar

57 tahun lalu

2 Pelajar Sadis Pembacok Siswa SMK di Sukaraja Sukabumi Tertangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal