Sedangkan pasangan Bajo otomatis mendapat padasan satunya yang berada di sebelah kiri atau berada paling dekat dengan mereka.
Setelah dipastikan padasan mana yang dipilih, selanjutnya pasangan Gibran-Teguh dan Bajo membuka bersama padasan itu.
Pembukaan padasan diawali dengan melepas segel yang menempel di penutup padasan lalu mengambil gulungan kertas di dalamnya. Sejurus kemudian mereka membuka bersama gulungan berisi nomor urut itu.
Setelah dibuka, pasangan Gibran-Teguh mendapat nomor urut 1 dan Bajo 2. Selanjutnya mereka menandatangani berita acara penetapan nomor urut paslon wali kota dan wawali.
“Foto di berita acara ini untuk penetapan undian nomor urut, yang di kertas suara bisa foto yang berbeda,” ujar Nurul Sutarti, Ketua KPU Solo.
Artikel ini telah tayang di Solopos.com dengan judul "Penuh Makna, Begini Proses Pengundian Nomor Urut Paslon Pilkada Solo 2020"