SEMARANG, iNews.id - Polisi membeberkan modus S (21) tersangka predator seksual asal Jepara yang menjerat puluhan korban seluruhnya anak di bawah umur. Aksinya dimulai sejak November 2023 dengan memasang foto palsu di akun Telegram.
Kepala Bidang Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto mengatakan, tersangka menggunakan foto palsu yang menampikan wajah laki-laki tampan untuk memperdaya korban. Lalu menggunakan platfrom Telegram untuk menjaring calon korban.
“Dia (tersangka) pakai foto palsu yang lebih cakep. Menjaring korban anak-anak bawah umur, perempuan,” ujarnya, Jumat (2/5/2025).
Setelah berhasil menjaring korban di Telegram, tersangka meminta berpindah ke aplikasi WhatsApp. Dia menggunakan berbagai bujuk rayu hingga korban mau menurutinya dengan mengirimkan foto maupun video vulgar sampai diminta masturbasi.
Untuk membujuk korban agar mau, tersangka meminta foto-foto itu agar dikirim menggunakan fitur sekali lihat. Namun itu hanya akal-akalannya, sebab tersangka sudah mempersiapkan aplikasi perekaman agar konten vulgar para korban itu bisa direkam dan disimpan.