Masa Tanam Mundur, Petani di Sukoharjo Minta Dam Colo Tidak Ditutup

Ary Wahyu Wibowo
Dam Colo di Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo. Foto: Ist.

SUKOHARJO, iNews.id - Paguyuban petani pengguna air (P3A) Dam Colo Timur, Kabupaten Sukoharjo meminta bendungan tidak ditutup untuk pemeliharaan. Surat resmi telah dilayangkan ke Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) selaku pengelola bendungan. 

Ketua P3A Dam Colo Timur Sukoharjo, Sarjanto mengatakan, permintaan tidak menutup bendungan didasarkan mundurnya masa taman (MT) 3 lahan pertanian seluas 7.000 hektare. Saat ini lahan masih panen masa tanam kedua. 

Jika diperhitungkan, penggarapan lahan untuk MT 3 akan terjadi sepanjang bulan September 2021. Dengan demikian, dalam dua bulan ke depan kebutuhan air irigasi menjadi tinggi.

"Sebagian lahan ada yang mulai menanam tapi ada yang masih dalam proses menyelesaikan panen," kata Sarjanto, Rabu (1/9/2021). 

Sementara, jadwal penutupan Dam Colo di Kecamatan Nguter pada 1 Oktober-1 November 2021. Otomatis lahan yang mundur masa tanam tidak akan mendapatkan pasokan irigasi yang cukup. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Buat 5 Resep Inovasi, Syariah Hotel Solo Kenalkan Jamu lewat Welcome Drink

57 tahun lalu

38 Anggota Sindikat Penipuan Kripto Ditangkap, Raup Untung hingga Rp41 Miliar

57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

57 tahun lalu

Tragis! Petani Tewas Tertabrak Kereta Api di Indramayu saat Cari Padi Sisa Panen

57 tahun lalu

Tragis! Niat Pasang Jebakan Tikus, Petani di Blora malah Tewas Tersetrum

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal