Kisah Pasukan Khusus Berjibaku 24 Jam Menjaga Terang di Tengah Banjir Semarang

Taufik Budi
Tim khusus bersiaga selama cuaca ekstrem. Pasukan itu tergabung melalui Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) yang bersiaga dan bertugas 24 jam penuh. (Okezone/Taufik Budi)

“Jadi kita bagi-bagi tim (PDKB) ke lokasi-lokasi terdampak banjir. Untuk meng-cover minimal pengamanan dulu. Ketika terjadi banjir, memang kita mengutamakan keselamatan masyarakat dan lingkungan, itu paling utama,” terangnya.

Petugas yang dilengkapi sepatu boot, helm, hingga rompi berwarna jingga menerobos genangan banjir. Tak mudah menuju lokasi, karena genangan banjir di beberapa titik mencapai lebih dari satu meter. Truk operasional tak bisa menembus lokasi, hingga petugas harus berjalan kaki.

“Kita menggunakan kendaraan khusus, jadi biar mempercepat (pekerjaan), menggunakan crane. Kalau kendala ya pada debit air tinggi, karena kendaraan kecil tidak bisa masuk, maka kita menggunakan kendaraan yang agak besar. Alhamdulillah masih bisa menerjang,” ujarnya.

Mereka mengecek setiap gardu dan instalasi PLN. Bila dinilai tak aman dan mengancam keselamatan, langsung diputus. “Kemudian temen-temen menyusuri beberapa section atau jalur yang bisa kita padamkan. Tidak semua kita padamkan, tapi setelah dilakukan pengecekan kondisi di lokasi, jaringan, dan lain-lain akhirnya kita isolasi beberapa (jaringan), jadi bisa nyala (tidak pemadaman),” katanya.

Para petugas ini mengaku diliputi dilema ketika harus memutuskan untuk melakukan pemadaman listrik. Sebab, listrik menjadi kebutuhan utama masyarakat. Hampir semua aktivitas warga membutuhkan listrik, bukan hanya untuk penerangan tetapi juga sumber energi.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sikat Begal dan Kreak, Polda Jateng Gelar Operasi Kejahatan Jalanan di Semarang

57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

57 tahun lalu

Kecelakaan di Semarang, Truk Boks Meluncur di Tanjakan Silayur Tabrak SPBU

57 tahun lalu

Bandar Sabu di Semarang Ditangkap, Polisi Sita 9 Paket Sabu

57 tahun lalu

Bocah di Cianjur Hilang 2 Hari Ternyata Tenggelam di Sungai, Pencarian Masih Dilakukan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal