Sebaliknya, negeri ini kemungkinan besar masih bernama ‘Majapahit’. Begitu pula dengan sistem pemerintahan yang tentu saja akan menganut sistem monarki atau monarki konstitusional.
Pada masa Kerajaan Majapahit, aksara dan bahasa Jawa digunakan sebagai bahasa persatuan.
Dengan demikian, bahasa dan aksara Jawa akan digunakan sebagai bahasa nasional negeri ini apabila Majapahit masih berdiri hingga saat ini.
Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa wilayah kekuasaan Majapahit mencakup beberapa negara tetangga, yakni Malaysia, Brunei, Singapura, serta sebagian Thailand dan Filipina.
Namun karena perang saudara, beberapa dari wilayah-wilayah tersebut yang sekarang menjadi negara merdeka akhirnya melepaskan diri dari Kerajaan Majapahit.