Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral! Lurah di Bandung Mengamuk di Puskesmas, BKPSDM Bereaksi
Advertisement . Scroll to see content

Lurah Margasuka Bandung Jelaskan Kronologi Video Viral yang Disebut Mengamuk di Posyandu

Rabu, 03 Juni 2026 - 19:44:00 WIB
Lurah Margasuka Bandung Jelaskan Kronologi Video Viral yang Disebut Mengamuk di Posyandu
Lurah Margasuka membantah mengamuk di Posyandu dan menegaskan gebrakan meja yang dilakukannya bertujuan melerai cekcok yang terjadi. (Foto: iNews).
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Lurah Margasuka, Kota Bandung, Jawa Barat Darmawansyah membantah narasi yang menyebut dia mengamuk saat berada di kegiatan Posyandu. Dia mengakui sempat menggebrak meja, namun tindakan tersebut dilakukan untuk melerai adu mulut antara istrinya dan Kepala Puskesmas Cibolerang.

Darmawansyah menjelaskan, peristiwa itu terjadi saat dia bersama sang istri, yakni Regi yang menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak Posyandu Kelurahan Margasuka, melakukan monitoring wilayah di Balai RW 06, Kelurahan Margasuka, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung.

Menurutnya, kedatangan mereka bertujuan membahas pelaksanaan program Posyandu Remaja agar lebih tepat sasaran. Dalam pertemuan tersebut, Regi mengusulkan agar kegiatan Posyandu Remaja dan pemeriksaan gula darah dipindahkan dari hari kerja ke akhir pekan, khususnya Sabtu.

Namun, Kepala Puskesmas Cibolerang menyampaikan bahwa pada akhir pekan tidak ada tenaga kesehatan yang bertugas. Selain itu, kegiatan pemeriksaan gula darah disebut dapat dilakukan oleh kader Posyandu yang telah mendapatkan pelatihan.

Pernyataan tersebut kemudian dipersoalkan karena kader Posyandu yang dimaksud disebut belum pernah mendapatkan pelatihan pemeriksaan gula darah. Perbedaan pandangan itu akhirnya memicu adu argumen antara Ketua TP Posyandu dan Kepala Puskesmas.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut