Sebelum ikut Lapak Ganjar, Hoding mengatakan penjualan susu kambingnya selalu tersisa. Biasanya, dalam sehari ada sisa 5-6 botol susu kambing.
“Kalau sekarang langsung habis, kami kewalahan kalau ada pemesanan jumlah besar. Akhirnya, sekarang kami minta mereka pre order dulu,” ucapnya.
Hoding mengatakan, dampak mengikuti Lapak Ganjar sangat terasa. Selain jumlah pemesanan yang meningkat, produk susu kambingnya juga terkenal tak hanya di Purworejo, tapi di berbagai daerah lain.
“Kami memang gencar memasarkan produk melalui medsos. Setelah ikut Lapak Ganjar ini, medsos kami banyak yang pesan, tak hanya dari Purworejo, tapi dari berbagai daerah. Senang sekali rasanya bisa dibantu pak Ganjar lewat Lapak Ganjar,” katanya.
Ganjar pun mengapresiasi langkah yang dilakukan Hoding dan teman-temannya. Mereka tetap berjuang berusaha meski dalam kondisi pandemi.