Gus Yasin Minta Santri di Pesantren yang Jadi Klaster Covid-19 Jangan Dipulangkan

Antara
Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin Maimoen (Foto: Dok Humas Pemprov Jateng)

"Sejumlah pondok pesantren yang terdapat kasus Covid-19 agar menghentikan semua kegiatannya. Meski begitu, tidak boleh ditutup, terus santri dipulangkan," katanya.

Mengenai kemungkinan Pemprov Jateng akan menutup kegiatan di seluruh pondok pesantren di provinsi itu yang menjadi klaster penyebaran Covid-19, Gus Yasin mengaku masih akan melakukan evaluasi. Untuk sementara, semua kegiatan di pesantren tersebut dihentikan.

"Kami evaluasi dulu, sementara ini memang kegiatannya kami hentikan dulu, tapi tidak kita tutup dan santrinya dipulangkan," ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga meminta agar penanganan klaster Covid-19 di pondok pesantren ditangani secara serius.

"Kami juga telah menerjunkan tim untuk membantu melakukan tracing dan treatment di sejumlah tempat itu. Dari Kebumen dan Banyumas sudah telepon kami, minta bantuan, di antaranya tempat isolasi, sudah kami bantu, termasuk tindakan lain dalam rangka penanganannya," katanya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Petisi Tolak 6 Hari Sekolah Tembus 25.000 Tanda Tangan, Gus Yasin Siap Kaji Ulang

57 tahun lalu

Wagub Jateng Gantikan Bupati Pati Sudewo Pimpin Upacara HUT ke-80 RI, Ini Pesannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal