Gus Yasin Minta Santri di Pesantren yang Jadi Klaster Covid-19 Jangan Dipulangkan

Antara
Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin Maimoen (Foto: Dok Humas Pemprov Jateng)

SEMARANG, iNews.id - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen meminta pihak terkait tidak memulangkan para santri pondok pesantren di beberapa kabupaten yang menjadi klaster baru Covid-19. Hal ini guna mengantisipasi meluasnya penyebaran ke daerah lain.

"Kalau dipulangkan, khawatirnya mereka akan memberikan penyebaran (menularkan) di kampungnya masing-masing. Tahan dulu, jangan dipulangkan begitu saja, laporkan ke kami, kami akan bantu apa yang diperlukan pondok pesantren dalam rangka penanganan ini," katanya, Selasa (29/9/2020).

Gus Yasin, sapaan akrab Wagub Jateng itu mengungkapkan, sampai saat ini ada beberapa pondok pesantren yang melaporkan adanya kasus Covid-19, di antaranya Kabupaten Batang, Kendal, Kebumen, dan Banyumas. Sementara yang terbaru yakni di Pekalongan.

"Ini yang terbaru di Kabupaten Pekalongan, baru kami dalami saat ini, sejauh mana yang terpapar. Baru kami awasi," ujarnya.

Gus Yasin juga meminta seluruh pengasuh pondok pesantren yang menjadi klaster Covid-19 agar berkoordinasi dengan tim gugus tugas.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Petisi Tolak 6 Hari Sekolah Tembus 25.000 Tanda Tangan, Gus Yasin Siap Kaji Ulang

57 tahun lalu

Wagub Jateng Gantikan Bupati Pati Sudewo Pimpin Upacara HUT ke-80 RI, Ini Pesannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal