Bupati Purbalingga Ngaku Terima Suap untuk Kebutuhan PDI Perjuangan

Antara
Bupati Purbalingga, Tasdi dibawa menggunakan mobil tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: Koran Sindo).

SEMARANG, iNews.id - Bupati Purbalingga Tasdi mengaku uang suap yang diterimanya dalam proyek pengadaan barang dan jasa di kabupaten tersebut pada 2017-2018 diperuntukkan bagi kebutuhan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.

Hal tersebut diungkap Tasdi saat diperiksa sebagai saksi untuk empat terdakwa kasus suap kasus tersebut, di Pengadilan Tipikor Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Senin (17/8/2018).

Menurut Tasdi, kebutuhan uang senilai Rp500 juta disampaikannya kepada mantan Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Purbalingga Hadi Iswanto yang juga diadili dalam perkara ini.

Oleh Hadi, permintaan tersebut disampaikan kepada Librata Nababan, pelaksana proyek gedung Islamic Center Kabupaten Purbalingga.

"Saya sampaikan butuh Rp500 juta untuk kepentingan partai," kata mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purbalingga itu.

Editor : Muhammad Saiful Hadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mengejutkan Jawaban KPK Atas Klaim Nikita Mirzani terkait Laporan Dugaan Suap

57 tahun lalu

Mundur dari Anggota DPRD Papua Barat Daya, Edo Kondologit: Saya Tidak Nyaman

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Alasan Edo Kondologit Mundur dari Anggota DPRD Papua Barat Daya dan PDIP

57 tahun lalu

Dijemput Paksa KPK, Menas Erwin Ditetapkan Tersangka Penyuap Eks Sekretaris MA Hasbi Hasan

57 tahun lalu

DPC PDIP Badung Sajikan Perkedel Sukun Ayam di Lomba Olahan Pangan Lokal Nasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal