Bupati Purbalingga Ngaku Terima Suap untuk Kebutuhan PDI Perjuangan

Antara
Bupati Purbalingga, Tasdi dibawa menggunakan mobil tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: Koran Sindo).

Sebagai kader PDI Perjuangan, Tasdi mengaku, dana untuk partai tersebut sebagai bentuk komitmen dirinya kepada partai.

"Saya bertanggung jawab memenangkan program partai. Kalau tidak memenangkan partai, nanti tidak direkomendasi lagi," ujarnya.

Tasdi juga ditarget meraih suara 70 persen di Purbalingga untuk memenangkan pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin yang diusung dalam pilgub.

Dari total kebutuhan Rp500 juta tersebut, Tasdi mengakui baru menerima sebagian, yakni Rp315 juta serta 20.000 dolar Amerika Serikat (AS).

Sebelumnya tiga pengusaha, masing-masing Hamdani Kosen, Librata Nababan, dan Adirawinata Nababan, serta Kepala ULP Pemerintah Kabupaten Purbalingga Hadi Iswanto didakwa menyuap Bupati Tasdi Rp500 juta.

Editor : Muhammad Saiful Hadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mengejutkan Jawaban KPK Atas Klaim Nikita Mirzani terkait Laporan Dugaan Suap

57 tahun lalu

Mundur dari Anggota DPRD Papua Barat Daya, Edo Kondologit: Saya Tidak Nyaman

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Alasan Edo Kondologit Mundur dari Anggota DPRD Papua Barat Daya dan PDIP

57 tahun lalu

Dijemput Paksa KPK, Menas Erwin Ditetapkan Tersangka Penyuap Eks Sekretaris MA Hasbi Hasan

57 tahun lalu

DPC PDIP Badung Sajikan Perkedel Sukun Ayam di Lomba Olahan Pangan Lokal Nasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal