17 Benteng Peninggalan Belanda di Indonesia, Nomor 7 Jadi Tempat Tahanan Pangeran Diponegoro

Endang Ayu Puji Astutik
Benteng Pendem Willem II - Ungaran. (Foto: Direktorat Pariwisata).

Namun, benteng ini rusak akibat serangan Belanda di 1955. Akhirnya, Kerajaan Gowa Tallo menyerahkan benteng ini kepada Belanda atas Perjanjian Bongaya pada 1667. 

Kini, Benteng Jumpandang akhirnya dibangun ulang dengan arsitektur khas Belanda dan dinamakan Fort Rotterdam.

13. Benteng Duurstede, Maluku

Benteng peninggalan Belanda di Indonesia selanjutnya, yaitu Duurstede, dibangun oleh Portugis dan direbut oleh Belanda. Dibangun pada 1676 dan sempat diduduki oleh Portugis, Belanda, Inggris, hingga Indonesia. 

Kapten Pattimura memimpin rakyat Maluku untuk menyerang Benteng Duurstede pada 1817 dan menewaskan seluruh penghuni benteng. Kini, Benteng Duurstede memiliki tiga bangunan di dalamnya yang masih utuh, sedangkan enam lainnya sudah rusak dan tersisa pondasi. 

Pengunjung juga bisa melihat sejumlah bangunan peninggalan Belanda yang masih utuh, seperti kantor, ruang staf, penjara serta gudang.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mengerikan! Pemimpin Prajurit Belanda Tertembak Mata oleh Pasukan Pangeran Diponegoro

57 tahun lalu

Belanda Bangun 258 Benteng Lawan Pangeran Diponegoro, Semua Gagal Total!

57 tahun lalu

Kisah Pemberontakan Gagal Pangeran Diposono, Kerabat Keraton Nekat Lawan Belanda

57 tahun lalu

Kisah Pangeran Diponegoro Lolos dari Kepungan Ribuan Pasukan Belanda di Perang Jawa

57 tahun lalu

Mengenal Pusaka Sakti Pangeran Diponegoro, Keris Ki Ageng Bondoyudo dan Panah Sarutomo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal