17 Benteng Peninggalan Belanda di Indonesia, Nomor 7 Jadi Tempat Tahanan Pangeran Diponegoro

Endang Ayu Puji Astutik
Benteng Pendem Willem II - Ungaran. (Foto: Direktorat Pariwisata).

Benteng Belgica, merupakan benteng yang dibangun oleh Portugis dan kemudian direbut dan dibangun kembali oleh Belanda. Benteng ini lalu dijadikan sebagai markas militer, digunakan untuk memantau lalu lintas kapal dagang dan benteng pertahanan dari rakyat Indonesia yang menentang monopoli perdagangan VOC.

4. Benteng Fort de Kock - Bukittinggi

Benteng peninggalan Belanda di Indonesia lainnya, yaitu Benteng Fort de Kock. Terletak di Bukittinggi, Sumatera Barat dan dibangun pada 1830. 

Meski pada awalnya benteng ini digunakan sebagai tempat pertahanan, namun Benteng Fort de Kock kini digunakan sebagai objek wisata, yaitu kebun binatang.

Benteng Fort de Kock dibangun di atas bukit dengan ketinggian 958 Mdpl. Sayangnya, saat ini bentuk fisik bangunan dari benteng ini sudah tidak ada dan yang tersisa hanya bangunan bak air.

Peninggalan yang masih erat kaitannya dengan benteng tersebut merupakan delapan meriam besi yang ditemukan di sekitar area bekas benteng.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mengerikan! Pemimpin Prajurit Belanda Tertembak Mata oleh Pasukan Pangeran Diponegoro

57 tahun lalu

Belanda Bangun 258 Benteng Lawan Pangeran Diponegoro, Semua Gagal Total!

57 tahun lalu

Kisah Pemberontakan Gagal Pangeran Diposono, Kerabat Keraton Nekat Lawan Belanda

57 tahun lalu

Kisah Pangeran Diponegoro Lolos dari Kepungan Ribuan Pasukan Belanda di Perang Jawa

57 tahun lalu

Mengenal Pusaka Sakti Pangeran Diponegoro, Keris Ki Ageng Bondoyudo dan Panah Sarutomo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal