Benteng peninggalan Belanda di Indonesia yang selanjutnya, yaitu Benteng Van der Capellen. Terletak di wilayah Batusangkar, Sumatera Barat.
Namanya diambil dari Jenderal Belanda Godert Alexander Gerard Philip Baron Van Der Capellen.
Benteng peninggalan Belanda di Indonesia yang selanjutnya, yaitu Voc Kalimo’ok yang dibangun pada era 1785 dengan lokasi yang lebih strategis, tepatnya di Dusun Bara’ Lorong, Desa Kalimo'ok, Kecamatan Kalianget.
Terletak 500 meter dari Kali Marengan. Benteng ini menjadi monumen bersejarah. Luasnya mencapai 1.500 meter persegi. Tinggi benteng tiga meter, pada setiap sudutnya terdapat batalyon yang berbentuk segi empat dan berfungsi sebagai tempat pengintai musuh. Khususnya saat suasana peperangan saat itu.
Benteng peninggalan Belanda di Indonesia yang selanjutnya, yaitu Speelwijk yang dibangun pada 1681 sebagai penanda berkuasanya Belanda atas Kesultanan Banten.