Wabah Difteri di Pangatikan Garut Terjadi Diduga akibat Vaksinasi Rendah 

Agung Bakti Sarasa
Anak menangis saat disuntik vaksin difteri. Rendahnya vaksinasi di Desa Sukahurip, Pangatikan, Garut, diduga jadi penyebab wabah difteri yang menewaskan 7 anak. (FOTO: ILUSTRASI/ISTIMEWA)

BANDUNG, iNews.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat mengungkapkan penyebab wabah penyakit difteri yang menyerang warga Desa Sukahurip, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut. Wabah itu terjadi akibat capaian imunisasi difteri di Desa Sukahurip, Kecamatan Pangatikan, rendah.

Ketua Tim Surveilans Dinkes Jabar Dewi Ambarwati mengatakan, kasus difteri tersebut sudah ditetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB) menyusul peristiwa meninggalnya tujuh anak di Desa Sukahurip diduga kuat akibat difteri. 

"Kami katakan KLB. Berarti, satu kasus saja (difteri) ini sudah bisa kita katakan KLB," kata Ketua Tim Surveilans Dinkes Jabar, Selasa (21/2/2023).

Saat ini, ujar Dewi Ambarwati, Dinkes Jabar tengah menelusuri kasus serupa yang kemungkinan terjadi di beberapa daerah lain di Jabar. 

"Nah setelah itu kita cari di kota-kota lainnya (kasus serupa) untuk diperiksa dan sekarang dalam proses pemeriksaan," ujar dia. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

7 Anak di Pangatikan Garut Meninggal akibat Wabah Difteri

57 tahun lalu

3 Anak asal Pangatikan Idap Difteri Dilarikan ke RSUD Garut, Begini Kondisinya saat Ini

57 tahun lalu

Ratusan Warga Demo Pabrik Sepatu di Garut, Blokade Jalan Raya Limbangan

57 tahun lalu

Ribuan Warga Limbangan Garut Serbu Paket Sembako TNI AD

57 tahun lalu

Bantuan Korban Banjir Bandang Garut 2022 Diambil Aparat Kelurahan, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal