Wabah Difteri di Pangatikan Garut Terjadi Diduga akibat Vaksinasi Rendah 

Agung Bakti Sarasa
Anak menangis saat disuntik vaksin difteri. Rendahnya vaksinasi di Desa Sukahurip, Pangatikan, Garut, diduga jadi penyebab wabah difteri yang menewaskan 7 anak. (FOTO: ILUSTRASI/ISTIMEWA)

Dewi mengungkapkan, penyebab terjadinya wabah difteri ini dikarenakan pemberian imunisasi di Kecamatan Pangatikan rendah. Padahal, virus difteri bisa dicegah dengan imunisasi. 

"Desa ini (Sukahurip) punten, dalam 3 tahun terakhir cakupan imunisasinya sangat rendah sekali karena alasan agama," tutur Dewi Ambarwati. 

Karena itu, untuk memutus penyebaran virus difteri ini, Dinkes Jabar akan terus melakukan upaya imunisasi di wilayah tersebut dengan pendekatan bersama tokoh masyarakat sekitar.

"Karena penyakit ini bisa dicegah dengan pemberian imunisasi (difteri) sesuai jadwal seperti anak di bawah 11 bulan. Nanti saat umur 2 tahun, dan usia SD (sekolah dasar). Imunisasi anak itu harus diulang," ucap dia.

Dewi Ambarwati menyatakan, akibat serangan difteri, tujuh anak Desa Sukahurip, Kecamatan Pangatikan meninggal dunia dalam rentang waktu 6 Februari 2023-19 Februari 2023.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

7 Anak di Pangatikan Garut Meninggal akibat Wabah Difteri

57 tahun lalu

3 Anak asal Pangatikan Idap Difteri Dilarikan ke RSUD Garut, Begini Kondisinya saat Ini

57 tahun lalu

Ratusan Warga Demo Pabrik Sepatu di Garut, Blokade Jalan Raya Limbangan

57 tahun lalu

Ribuan Warga Limbangan Garut Serbu Paket Sembako TNI AD

57 tahun lalu

Bantuan Korban Banjir Bandang Garut 2022 Diambil Aparat Kelurahan, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal