Sunda Wiwitan, Kepercayaan Monoteisme Warisan Leluhur

Agus Warsudi
Masyarakat adat Kasepuhan Cireundeu Sukabumi menggelar upacara Seren Taun. (FOTO: Ilham Nugraha)

Maka, Sunda Wiwitan disebut sebagai ajaran agama dengan unsur monoteisme purba. Selain percaya kepada Sang Hyang Jati Tunggal atau Tuhan Yang Maha Esa, Sunda Wiwitan juga mengajarkan tentang aturan moral dan etika, hidup harmonis dengan sesama manusia dan alam sekitarnya. Kearifan lokal masyarakat Sunda terhadap alam masih dipegang teguh sampai saat ini.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, dulu kala, orang Sunda bukanlah penganut Hindu atau Buddha yang berkembang pada abad 1 Masehi, melainkan penganut animisme, yaitu kepercayaan yang menghormati arwah leluhur.

Namun dalam perkembangannya, kepercayaan orang ini telah dimasuki oleh unsur-unsur ajaran Hindu dan sampai kepada Islam. Dalam Carita Parahyangan kepercayaan ini disebut sebagai ajaran "Jatisunda".

2. Sistem Kepercayaan

Kekuasaan tertinggi berada pada Sang Hyang Kersa (Yang Maha Kuasa) atau Nu Ngersakeun (Yang Maha Berkehendak). Dia juga disebut sebagai Batara Tunggal (Tuhan yang Maha Esa), Batara Jagat (Penguasa Alam), dan Batara Seda Niskala (Yang Gaib). Sang Hyang Kersa atau Tuhan Yang Maha Kuasa bersemayam di Buana Nyungcung. Semua dewa dalam konsep Hindu (Brahma, Wishnu, Shiwa, Indra, Yama, dan lain-lain) tunduk kepada Batara Seda Niskala.

Tidak heran jika masyarakat Sunda tidak begitu mengenal pendirian candi atau pura. Sebab, orang Sunda bukan penganut Hidu dan Buddha. Sang Hyang Kersa tidak dipuja di sebuah tempat.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sejarah Nama-Nama yang Pernah Disandang Jakarta, dari Zaman Kerajaan Sunda hingga Kemerdekaan

57 tahun lalu

Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda Erupsi, Ketinggian Abu Vulkanik 5 Ribu Meter

57 tahun lalu

Iwan Bule Apresiasi Destinasi Wisata Kuliner Sunda Milik Tokoh Kultural Jabar Eka Santosa

57 tahun lalu

Sejarah Nama Jagakarsa Jaksel, Utusan Kerajaan Mataram yang Melawan Portugis di Sunda Kelapa

57 tahun lalu

Kisah Perang Hebat di Tanah Sunda Bikin Kerajaan Galuh Terpecah Jadi 2

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal