Sunda Wiwitan, Kepercayaan Monoteisme Warisan Leluhur
Namun karena jika tidak mencantumkan identitas agama tertentu, mereka jadi sulit dalam mengurus sesuatu, akhirnya terpaksa menyembunyikan kepercayaan leluhur yang dianut dan menggantinya dengan identitas agama. Tetapi dalam praktik kehidupan sehari-hari, mereka tidak melaksanakan ajaran agama yang tertera di KTP tersebut.
Dihimpun dari berbagai sumber, berikut penjelasan tentang Sunda Wiwitan:
1. Sang Hyang Kersa
Dalam berbagai literatur, tidak disebutkan siapa pendiri kepercayaan Sunda Wiwitan. Yang pasti, sistem kepercayaan ini diwariskan secara turun-temurun oleh leluhur suku Sunda.
Fondasi dari sistem kepercayaan Sunda Wiwitan adalah, ada satu entitas yang maha kuasa, memiliki kekuasaan atas segalanya. Dia adalah pencipta alam semesta.
Sunda Wiwitan menyebut entitas yang maha satu itu dengan istilah Sang Hyang Jati Tunggal atau Tuhan Yang Maha Esa. Sifat dan kekuasannya pun tidak terbatas, maka disebut Sang Hyang Kersa atau Yang Maha Kuasa.
Ajaran tentang satu entitas yang maha kuasa tersebut tertulis dalam Kitab Sanghyang Siksakandang Karesian. Kitab ini berisi ajaran keagamaan, tuntunan moral, aturan, dan budi pekerti bagi masyarakat Sunda.