Seniman Harus Kuasai Teknologi Digital dan Medsos agar Tetap Berkarya di Masa Pandemi

Agus Warsudi
Founding Members Saung Angklung Udjo (SAU) Sam Udjo salah satu pembicara webinar. (Foto: ISTIMEWA)

Namun, perlu upaya teknis membangkitkannya dengan ragam terobosan responsif dan antisipatif terhadap perubahan situasi serta kondisi sekarang yang bisa berubah cepat dan mendadak.

Aat menekankan pentingnya gerakan Silih Tulungan alias saling menolong dalam langkah menuju kebangkitan tersebut. Sebab, dengan saling membantu, kebangkitan diharapkan bisa terjadi lebih cepat.

"Gerakan Silih Tulungan adalah semacam koridor inklusif dari kerja kolaborasi, kerja budaya berbagai institusi pemerintah maupun swasta, beragam komunitas maupun individu atau pribadi," jelasnya.

Sementara itu, Founding Members Saung Angklung Udjo (SAU) Sam Udjo memaparkan pasang-surut perjalanan SAU, termasuk di masa pandemi. Dulu, SAU begitu berjaya. Namun, saat pandei melanda, dampak hebat terasa.

Sebab, lebih dari 1,5 tahun SAU tak bisa menggelar pertunjukan seperti biasa. Akibatnya, banyak pekerja yang dirumahkan sementara karena kondisi keuangan yang sulit. Itu karena SAU tak mendapat pemasukan seperti sebelumnya dari pertunjukan.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Korupsi Dana Bantuan Covid-19 di Karawang Rp1,99 Miliar, 7 Orang Jadi Tersangka

57 tahun lalu

Siapa Pembuat Patung Biawak Wonosobo? Ternyata Seniman Lulusan ISI Solo

57 tahun lalu

Seniman Borneo Unjuk Gigi di Ajang Pameran Seni Kontemporer Indonesia ICAD 2024

57 tahun lalu

Toraja International Festival 2024, Perpaduan Spektakuler Tradisi dan Modernitas

57 tahun lalu

Mentas di Suara Festival 2024, BTVC Gandeng Seniman Lintas Genre Jajaki Karya Eksperimental

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal