Pungli Masih Marak, Layanan Publik Diimbau Beralih ke Transaksi Nontunai

Agung Bakti Sarasa
Sekretaris Satgas Saber Pungli Irjen Pol Agung Makbul dan Kepala Kantor Imigrasi Bandung Arief Hazairin Satoto. (Foto: Agung Bakti Sarasa)

BANDUNG, iNews.id - Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) mendorong seluruh sektor layanan publik di Jabar menekan transaksi tunai dan mulai beralih menggunakan transaksi nontunai. Penerapan transaksi nontunai harus dilakukan karena praktik pungli masih marak.

Sekretaris Satgas Saber Pungli Irjen Pol Agung Makbul mengatakan, praktik pungli sangat rawan terjadi di fasilitas-fasilitas layanan publik. Karena itu, diperlukan sebuah sistem yang baik untuk menekan praktik haram tersebut.

"Sektor pelayanan publik (paling rawan pungli). Maka ini (pungli) titik rawannya di pelayanan publik. Itu siklus kehidupan ya dan ini adalah fakta maka negara harus hadir dan tidak bisa diam," kata Agung dalam kegiatan yang digelar Kantor Imigrasi Bandung di Jalan Suci, Kota Bandung, Jumat (5/3/2021) kemarin.

Dia mengemukakan, salah satu sistem penting untuk diterapkan saat ini, adalah transaksi non-tunai. Transaksi tunai yang masih banyak diterapkan kerap memicu praktik pungli karena banyak celah hukum yang dapat dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab.

"Salah satu cara menggunakan sistem e-money (non-tunai). Transaksi manual (tunai) itu kalau bisa sudah (tinggalkan). Itu salah satu (solusi) karena tidak ada celah hukum bertransaksi melalui e-money," ujarnya.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pelaku Pungli BLT UMKM Rp800 Juta di Bandung Belum Jadi Tersangka

57 tahun lalu

Polda Jabar Belum Tetapkan Tersangka Pungli 25-50 Persen BLT UMKM di Bandung

57 tahun lalu

Keterlaluan, BLT UMKM di Kabupaten Bandung Kena Pungli 25-50 Persen

57 tahun lalu

Heboh! Dugaan Jual Beli Sel Mewah Lapas Blitar Rp100 Juta, Penasaran Apa Saja Fasilitasnya?

57 tahun lalu

Kejati Jatim Tahan 3 Tersangka Kasus Pungli Izin Tambang, Rp2,3 Miliar Disita

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal