Muhamad Yusuf mengatakan, di masa terakhirnya menjabat sebagai Wali Kota Tasikmalaya masih banyak pekerjaan yang belum terselesaikan, termasuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022 sesuai janji politiknya bersama Budi Budiman.
"Ya mungkin pesan terakhir dikepemimpinan saya, masih banyak sebetulnya pekerjaan yang belum terselesaikan terkait dengan RPJMB 2017-2022 yang merupakan janji politik bersama pak Budi Budiman saat itu. Saya berharap kepada pj wali kota nanti bisa melanjutkannya," kata Muhamad Yusuf.
Para ASN, lanjut dia, bisa terus berinovasi seperti yang ia lakukan di Jalan HZ Mustofa dan Cihideung. Di mana, saat awal pembangunan menuai kontroversi tapi seiring hasil kegiatan terlihat menjadi kebanggaan dan mungkin menjadi ikon Kota Tasikmalaya.
“Jadi inovasi semacam ini saya titip bisa diteruskan. Supaya apa? Minimal indeks kebahagiaan dan kepuasan publik terus naik,” ujar Wali Kota Tasikmalaya.
Muhamad Yusuf berpesan kepada para ASN agar kinerja para aparatur tidak kendur walaupun di masa transisi, tanpa rencana pembangunan dari janji politik kepala daerah.
Ia berharap rencana pembangunan yang selama ini dirancang tetap dilaksanakan dengan baik. "Saya titip kinerja yang sudah bagus dilanjutkan. Masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang kami belum tuntaskan, mohon bisa direalisasikan," tutur Muhamad Yusuf.