Polda Jabar Bongkar Sindikat Pembuat Kartu Prakerja Fiktif, 5 Pelaku Raup Rp15,3 Miliar

Agus Warsudi
Direktur Ditreskrimsus Kombes Pol Arief Rachman (duduk dua dari kiri) dan Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi Ardimulan Chaniago (dua dari kanan) saat konferensi pers pengungkapan kasus kartu prakerja fiktif. (Foto: iNews.id/AGUS WARSUDI)

Tersangka BY, tutur Kombes Pol Arief Rachman, kemudian membuat script untuk membuat KTP dan membuat email palsu secara masif yang langsung terdaftar otomatis di dashboard prakerja.go.id sebanyak 10.000 akun dengan hanya melakukan pendaftaran sebanyak tiga kali.

"Setelah mendapatkan OTP, akun yg berhasil didaftarkan mengikuti gelombang program prakerja nya. Kemudian menunggu pengumuman dari sistem bahwa nama tersebut lolos," ujar Kombes Pol Arief Rachman.

Selanjutnya BY mengirimkan data NIK, foto, KTP, dan email palsu yang sudah teregister sebagai akun prakerja fiktif kepada tersangka AP melalui Telegram.

"Peran AP memasukan nomor handphone yang sudah diaktivasi dengan provider dengan menggunakan data NIK orang lain ke akun Prakerja fiktif yang sudah dibuat oleh BY," tutur Direktur Ditreskrimsus.

Kombes Pol Arief Rachman mengatakan, setelah dinyatakan lolos, AP, RW, AW dan WG membeli pelatihan di Toko Pedia dengan saldo yg sudah dikirimkan ke dashboard prakerja sebesar Rp1.000.000 dan selanjutnya mengikuti ujian untuk mendapatkan sertivikat lolos pelatihan. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polda Jabar Bongkar Sindikat Pembuat Kartu Prakerja Fiktif di Bandung

57 tahun lalu

Program Kartu Prakerja Lanjut Tahun Depan, Disiapkan Anggaran Rp11 Triliun

57 tahun lalu

Menko Airlangga: Sejak Awal Pandemi, Program Kartu Prakerja Didesain Jadi Program Bansos Plus

57 tahun lalu

Berdampak Positif di 3 Sektor, Program Kartu Prakerja Dipuji Bank Dunia

57 tahun lalu

Pembelian Pelatihan Pertama Kartu Prakerja Gelombang 12-22 Ditutup 30 November

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal