Pemerkosaan Santriwati di Bandung, Mensos: Prihatin, Masa Depan Korban Hancur

Adi Haryanto
Mensos Tri Rismaharini. (Foto: MPI/ADI HARYANTO)

Termasuk keberlangsungan hidup para korban agar tidak terbebani oleh masa lalu dan akhirnya mereka bisa kembali melanjutkan kehidupan yang lebih baik.

"Masa depan mereka masih panjang. Itu yang harus dipikirkan agar bisa secepatnya pulih dari trauma psikis dan melanjutkan kehidupannya, bersekolah, bekerja, dan lain-lain," ujar Risma. 

Mensos menuturkan, Kemensos menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada penegak hukum atas kasus pemerkosaan keji yang dilakukan Herry Wirawan ini. Sebab pelaku pemerkosaan tersebut sudah membunuh masa depan anak-anak tersebut. 

Risma tidak akan tinggal diam, sehingga meminta Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemensos untuk berdiskusi dengan penegak hukum soal hukuman bagi pelaku.

"Saya minta pak Sekjen supaya kita (Kemensos) berdiskusi dengan aparat penegak hukum dan para ahli (hukum). Karena dia telah membunuh masa depan anak-anak," tutur Risma. adi haryanto 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ustaz Bejat Herry Wirawan Mengaku Memperkosa 12 Santriwati di Bandung

57 tahun lalu

Ini Tampang Pemerkosa 12 Santriwati di Rutan Kebonwaru, Tersenyum saat Difoto

57 tahun lalu

Mencengangkan, Fakta Baru Kasus Santriwati Jadi Korban Pemerkosaan Ustaz di Bandung

57 tahun lalu

Ini Alasan Logis Kasus Pemerkosaan Santriwati di Bandung Harus Dipublikasikan

57 tahun lalu

Santriwati Korban Pemerkosaan Guru Pesantren Bandung Jadi Anak Angkat Dedi Mulyadi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal