Penyakit ini bisa menyebabkan berat badan sapi berkurang, terdapat luka pada kuku hingga terlepas, dan terdapat lepuhan di area mulut, baik luar maupun dalam seperti lidah dan gusi, hidung, puting, dan kuku kaki.
Lepuhan di sela kuku kaki dapat menyebabkan kepincangan pada hewan. Pada sapi yang masih muda, tidak jarang penyakit ini dapat menyebabkan kematian.
"PMK pada kambing dan domba pun sama. Lepuhan juga terjadi di sekitar mulut dan gigi. Namun bisa jadi kurang terlihat. Sama seperti sapi, kambing yang terjangkit PMK akan mengeluarkan liur berlebihan dan dapat menyebabkan kematian," terangnya.
Alumnus Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas Padjadjaran (Unpad) itu mengatakan, wabah PMK pada hewan kurban setidaknya memunculkan tiga pertanyaan penting d masyarakat.
Pertama, apakah PMK pada hewan kurban dapat menular ke manusia? Kedua, apakah hewan kurban yang terjangkit PMK aman untuk dikonsumsi.