BANDUNG iNews.id - Dua pekan lagi umat Islam akan merayakan Idul Adha 1443 Hijriah. Namun, saat ini tengah mewabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ruminansia atau pemakan tumbuhan yang menguyah makanannya dua kali seperti sapi, kerbau, dan kambing atau domba.
drh Afrida Aizzatun Istiqomah mengatakan, kambing, domba dan sapi sangat rentan terkena penyakit PMK. PMK yang saat ini banyak menjangkiti hewan kurban disebabkan oleh virus. Masa inkubasi penyakit ini dalam rentang 2-14 hari dan sangat cepat menular.
PMK, kata Afrida, umumnya menular melalui kontak langsung dan tidak, antara hewan sakit dengan yang sehat via droplet atau leleran hidung karena terbawa oleh manusia sebagai vektor (pembawa/penular penyakit) hidup via sepatu, tangan, atau pakaian yang terkontaminasi.
"Bisa juga melalui sisa makanan atau sampah yang terkontaminasi atau via kontak tidak langsung yang bukan vektor hidup. Seperti ikut terbawa sarana transportasi dan peralatan," kata Afrida dalam keterangan tertulis, Minggu (26/6/2022).
Hewan yang terserang PMK, ujar drh Afrida, akan muncul tanda-tanda klinis yang dapat dilihat. Misalnya pada sapi, mengalami gejala demam dan menggigil. Sapi tidak nafsu makan dan kerap berbaring, air liur keluar berlebihan, produksi susu sapi perah menurun drastis.