Vaksin Terbatas, Peternak di KBB Racik Sendiri Obat PMK dan Hasilnya Manjur

Adi Haryanto
Peternak sapi di Lembang memberi obat alternatif untuk hewan ternak mereka yang terserang PMK dengan ramuan perasan jahe, kunyit, jeruk lemon dicampur gula merah, telur, serta madu. (Foto: iNews.id/Adi Haryanto)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Peternak sapi di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dibuat khawatir dengan terus merebaknya penyakit mulut dan kuku (PMK). Terlebih saat ini ketersediaan obat-obatan dan vaksin masih sangat terbatas, sehingga mereka harus ekstra waspada menjaga hewan ternaknya agar tidak terpapar. 

Salah satu upaya lainnya yang dicoba adalah pengobatan alternatif. Guna mempercepat kesembuhan ternak yang terinfeksi PMK, peternak di Lembang KBB kini membuat ramuan khusus yang terbuat dari bahan-bahan tradisional.

Bahan-bahan itu terdiri dari perasan jahe, kunyit, jeruk lemon dicampur gula merah, telur serta madu. Hasilnya diklaim cukup berhasil karena sapi yang terserang penyakit mulut bisa sembuh dalam dua hari setelah dicekoki ramuan tersebut.

"Sebelumnya sapi saya gak mau makan sama sekali, setelah diberi ramuan obat alternatif itu, sekarang sudah mulai mau makan," kata peternak sapi perah asal Kampung Cidadap, Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Ayi (56), Kamis (23/6/2022).

Dikatakannya, dari sembilan ekor sapi miliknya tujuh di antaranya terserang PMK dan sekarang kondisinya berangsur sembuh. Bukan hanya ternak miliknya, tapi hampir semua sapi di Desa Cibodas dan Suntenjaya juga terserang PKM yang jumlahnya mencapai ratusan.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jabar Kekurangan Vaksin PMK, Perlu 10 Kali Lipat untuk Atasi Hewan Kurban 

57 tahun lalu

Idul Adha 2024, Kebutuhan Hewan Kurban di Bangka Barat Dipastikan Cukup

57 tahun lalu

Pengadaan Vaksin PMK di Malang Diduga Bermasalah, Polisi Periksa Kadis Peternakan Eko Wahyu Widodo 

57 tahun lalu

Ngeri, Ratusan Sapi di Banjarnegara Terpapar Penyakit LSD

57 tahun lalu

Stok Hewan Kurban di Gunungkidul Cukup, Wabup: Malah Bisa Surplus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal