Desy disebut menerima bagian senilai 70.000 Dolar Singapura untuk membantu pengurusan kasasi pidana serta kasasi perdata KSP Intidana.
Untuk pengurusan peninjauan kembali, Desy disebut belum menerima bagian karena telanjur ditangkap KPK.
Sementara, Nurmanto disebut membantu pengurusan perkara kasasi pidana yang melibatkan Gazalba Saleh. Nurmanto menerima uang suap 30.000 Dolar Singapura dan Rp 57,5 juta.