Kasus Dugaan Pungli di TPU Khusus Covid-19 Cikadut Bandung, Ini Kata Polisi

Agus Warsudi
Petugas memakamkan pasien Covid-19. (Foto: SINDO)

BANDUNG, iNews.id - Kasus dugaan pungutan liar (pungli) atau pemerasan di TPU Khusus Covid-19 Cikadut, Kota Bandung terus bergulir. Saat ini, Polrestabes Bandung tengah memeriksa intensif Redi, tenaga pekerja harian lepas (PHL) Distaru Kota Bandung.

Namun berdasarkan hasil sementara penyidikan, polisi tak menemukan unsur pungli atau pemerasan terhadap keluarga jenazah pasien Covid-19 yang dimakamkan di sana.

"Tidak ada yang dilanggar (tak ada pungli atau pemerasan). Bu Yunita (korban dugaan pungli) pada hari pertama diperiksa mengakui. Apalagi dengan adanya yang muslim gratis non-muslim bayar, tidak ada. Bu Yunita menyampaikan tidak ada itu," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Senin (12/7/2021). 

Hasil pertemuan dengan Kepala Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bandung Bambang Suhari dan Kepala TPU Cikadut, dan Koordinator PHL Petugas Pikul Peti Jenazah Fazar di Aula Mapolrestabes Bandung, ujar Kombes Pol Ulung, kesimpulan yang diperoleh, minta penambahan petugas pemakaman, termasuk pikul peti jenazah. Karena kondisi saat ini sangat kekurangan tenaga seiring peningkatan jumlah kematian akibat Covid-19.

"Biasnya, normal meninggal 3-5 orang. Selama dua minggu ini, perhari 50 bahkan pada saat malam kejadian (dugaan pungli) 60-70 orang. Jadi menang sangat kekurangan," ujar Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Video Tukang Panggul Jenazah Covid-19 di TPU Cikadut Dipecat setelah Terlibat Pungli

57 tahun lalu

Pemkot Bandung Kembali Tekankan Pemakaman Covid-19 di TPU Cikadut Gratis

57 tahun lalu

Viral Pungli Pemakaman Pasien Covid di TPU Cikadut, Kang Emil: Oknum Sudah Dipecat!

57 tahun lalu

Warga Keluhkan Pemakaman Jenazah Covid-19 di TPU Cikadut Bandung Tak Gratis

57 tahun lalu

Viral Antrean Jenazah Covid-19 di TPU Cikadut, Ini Kata Wakil Wali Kota Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal