Namun demikian, permintaan itu tak dipenuhi dengan alibi sedang dilakukan autopsi terhadap jenazah. Dirinya bersama keluarga korban lalu menunggu hingga tiba-tiba ambulans berangkat ke Petamburan pada malam hari untuk dimakamkan. Fadli pun turut serta ke Petamburan untuk menyaksikan pemakaman. "Saya waktu itu ikut mengantar ke Petamburan, jadi jenazah yang pertama dibawa saya ikut," ucap dia.
Setibanya di Petamburan, lanjut Fadli, dia mendapati satu dari enam jenazah telah dikeluarkan dari dari peti untuk dimandikan. Ketika itu, Fadli mengaku melihat jenazah itu tak hanya mengalami luka tembakan tapi juga ada lebam dan kulit mengelupas. Dia mengaku melihat kondisi jenazah itu dari jarak dekat. "Saya kira apa yang diucapkan Habib Bahar mendekati kenyataan, fakta," kata Fadli Zon.
Fadli Zon yang juga menjabat Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra itu juga menyatakan, pernyataan Habib Bahar saat ceramah di Margaasih, Kabupaten Bandung itu sesuai fakta yang terjadi. Fadli Zon mengaku melihat langsung kondisi jenazah Andri Oktiawan (33) salah satu dari enam laskar FPI yang tewas dalam insiden di Km 50 Tol Japek.
"Saya lihat langsung jenazah ketika dimandikan. Kemudian ada yang memotret dan ada yang perlihatkan bagian yang diduga ada luka-luka bekas peluru dan sebagainya," ujar Fadli Zon.
"Kalau secara sepintas, karena bukan ahli, tapi di situ banyak luka lebam. Di mata kiri jenazah terlihat luka kemudian beberapa jahitan di beberapa bagian tubuh. Kemudian luka memar lain yang tadi tidak terlihat sebelum dimandikan," tutur Fadli ZOn.