Ini Tantangan Moderasi Beragama di Era Disrupsi, Berita Hoaks dan Konten Radikal

Agus Warsudi
Wakil Ketua Komisi VIII DPR Tubagus Ace Hasan Syadzily. (FOTO: ISTIMEWA)

"Tiga sikap negatif ini dapat dihilangkan dengan bersikap moderat  (wasathiyah) dan saling menghargai perbedaan antaragama maupun internal agama. Tentunya ini dimulai dari pendidikan dini yang ada di tengah masyarakat," tutur Kang Ace.

Kang Ace juga sempat mengungkap beberapa masalah terkait kerukunan umat beragama saat ini. Di antaranya muncul pandangan agama sektarian dan fanatisme berlebihan. 

Termasuk di dalamnya politisasi agama yang memanfaatkan agama untuk kepentingan politik.

“Polemik dalam pendirian rumah ibadah, ujaran kebencian dengan mengatasnamakan agama atau kelompok tertentu juga merupakan masalah yang senantiasa kita hadapi,” ucap Kang Ace.

Tatantangan berikutnya adalah kenyataan yang terjadi dimana sebagian anak-anak harus terpapar radikalisme. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wapres: Moderasi Beragama dan Toleransi Kunci Rawat Kerukunan

57 tahun lalu

Kemenag Ajak Tokoh Agama Sulut Tingkatkan Moderasi Beragama di Bulan Ramadhan

57 tahun lalu

Santri di Bandung Diharapkan Jadi Pioner Kedepankan Moderasi Beragama sebagai Tren

57 tahun lalu

Kemenag Ajak Pimpinan Gereja di Sulut Dukung Moderasi Beragama 

57 tahun lalu

Masifkan Moderasi Beragama di Sulawesi Utara, Kemenag Minta Pejabat Kreatif 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal