Habib Bahar Klaim Ceramahnya Upaya Amar Makruf Nahi Munkar, Melawan Kezaliman

Agus Warsudi
Habib Bahar seusai sidang di PN Bandung. (FOTO: MPI)

BANDUNG, iNews.id -Habib Bahar bin Smith atau Habib Bahar kembali hadir sebagai terdakwa dalam sidang lanjutan kasus dugaan penyebaran kabar bohong atau hoaks di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan RE Martadinata, Kota Bandung, Kamis (21/7/2022). Sidang kali ini dengan agenda mendengarkan keterangan terdakwa.    

Kepada majelis hakim, tim jaksa penuntut umum (JPU), kuasa hukum, dan pengunjung sidang, Habib Bahar mengatakan, punya cara tersendiri dalam melawan kezaliman, salah satunya dengan ceramah yang keras dan tegas. 

Ceramah dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Kampung Cibisoro, RT 03 RW 08 Desa Nanjung, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung pada 10 Desember 2021, yang mengkritik kasus Habib Rizieq Shihab dan penembakan 6 laskar FPI, merupakan bentuk perlawanan atas kezaliman.

"Ceramah saya, itu pun merupakan cara melawan kezaliman, nasihat yang kami umumkan dengan lisan. Ceramah pada malam itu atau di mana pun, merupakan (upaya) melawan kezaliman. Ceramah saya itu sudah merupakan amar makruf nahi munkar, melawan kezaliman," kata Habib Bahar. 

Pendiri dan pengasuh Ponpes Tajul Alawiyin Kemang Bogor ini menyatakan, dua cara melawan kezaliman pemerintah. Selain dengan ceramah, bisa juga melalui jalur konstitusi.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Habib Bahar: Debat dengan Abu Bakar Ba'asyir, Saya Aja Dibilang Thogut

57 tahun lalu

Refly Harun: Ceramah Habib Bahar di Bandung Tidak Langgar UU Nomor 1 Tahun 1946

57 tahun lalu

Habib Bahar Sebut Ada Fakta Baru Kasus 6 Laskar FPI di Km 50 Tol Japek, Fadli Zon: Laporkan

57 tahun lalu

Jadi Saksi di Sidang Habib Bahar, Ini Kata Fadli Zon soal 6 Laskar FPI Tewas di Km 50 Tol Japek

57 tahun lalu

Fadli Zon Saksi Meringankan dan Refly Harun sebagai Ahli Hukum di Sidang Habib Bahar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal