Fakta Sidang Pemerkosaan Santriwati di Bandung, Dokter dan Bidan Temukan Kejanggalan

Agus Warsudi
Ilustrasi korban pemerkosaan. (Foto: Ilustrasi/Ist)

BANDUNG, iNews.id - Dokter kandungan dan bidan yang membantu persalinan para santriwati korban pemerkosaan terdakwa Herry Wirawan, disayangkan tak melapor ke polisi saat menemukan kejanggalan. Mereka diam tak berbuat apa-apa saat mengatahui korban yang melakukan persalinan masih di bawah umur.

Fakta ini terungkap dalam sidang lanjutan kasus pemerkosaan 13 santriwati yang digelar Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1A Khusus Bandung, Jalan RE Martadinata, Kota Bandung, Selasa (28/12/2021).

Diketahui, sidang pemerkosaan 13 santriwati di Bandung saat ini sudah masuk ke-10. Dalam persidangan yang digelar terutup di ruang sidang anak PN Bandung itu, dokter kandungan dan bidan sebuah klinik di Bandung dihadirkan sebagai saksi. Mereka mengungkap kecurigaan saat membantu persalinan seorang santriwati korban pemerkosaan Herry Wirawan.

"Jadi saksi dokter dan bidan yang membantu lahiran salah satu (santriwati) yang terakhir, sebelum HW ditangkap," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat Dodi Gazali Emil kepada wartawan seusai persidangan. 

Dodi Gazali Emil menyatakan berdasarkan kesaksian dokter dan bidan dalam persidangan, saat itu diketahui HW mendampingi salah satu korban untuk bersalin. Dokter menemukan kecurigaan terkait usia dari korban yang hendak bersalin itu.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sidang Pemerkosaan Santriwati di Bandung, JPU Hadirkan Bidan dan Keluarga Terdakwa

57 tahun lalu

Pemerkosaan Santriwati di Bandung, Istri Terdakwa Herry Wirawan Akan Jadi Saksi 

57 tahun lalu

Sidang Pemerkosaan Santriwati, Korban Disekap dan 4 Kali Diperkosa Herry Wirawan

57 tahun lalu

Sidang Lanjutan Kasus Pencabulan Belasan Santriwati di Bandung, 3 Saksi Diperiksa

57 tahun lalu

Komnas PA: Herry Wirawan Pemerkosa 13 Santriwati Penuhi Syarat Dihukum Mati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal