Kendati berstatus siaga, tetapi Reza mengingatkan masyarakat untuk tidak panik. Reza juga mengingatkan masyarakat untuk segera melapor ketika ada bencana di lingkungannya.
"Yang perlu dilakukan adalah kewaspadaan. Jika terjadi bencana di sekitar masyarakat segera hubungi Call center BPBD Majalengka di nomor +6282340400300," ujar dia.
Sementara, dari data yang ada, bencana yang berpotensi terjadi di Majalengka yakni banjir, longsor dan pergerakan tanah. Terdapat setidaknya 21 kecamatan yang dianggap rawan banjir.
Untuk longsor, tersebar di 18 kecamatan dan pergerakan tanah di 21 kecamatan.
"Jadi ada satu kecamatan yang rawan beberapa jenis bencana, tidak hanya satu bencana saja. Seperti Kecamatan Majalengka, ada beberapa desa dan kelurahan yang masuk rawan longsor, banjir, juga pergerakan tanah," ucap dia