MAJALENGKA, iNews.id - Pemkab Majalengka, Jawa Barat, mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap ancaman bencana hidrometeorologi. Hal itu seiring dengan ditetapkannya status siaga bencana hidrometeorologi terhitung November ini.
Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Majalengka Rezza Permana mengatakan, status siaga itu berlangsung hingga Maret 2022 mendatang. Mulai masuk musim hujan, salah satu pertimbangan penetapan status siaga tersebut.
"Pak Sekda juga telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh camat se-kabupaten Majalengka untuk mengantisipasi bencana hidrometeorologi," kata Reza, Rabu (3/11/2021).
Selain imbauan, jelas dia, upaya yang dilakukan pemerintah dalam menghadapi ancaman itu, pihaknya sudah menyiagakan personel serta peralatan penanganan. Perahu karet adalah salah satu peralatan yang saat ini disiapkan BPBD, guna menghadapi ancaman bencana banjir.
"Sebanyak 50 orang anggota Pusdalops sudah disiagakan. Kita juga sudah punya lima perahu karet untuk persiapan terjadinya banjir," kata dia.