6 Fakta Kasus Pinjol Ilegal yang Diungkap Polda Jabar, Nomor 5 Teror dan Caci Maki

Agus Warsudi
Direktur Ditreskrimsus Polda Jabar Kombes Pol Arif Rachman (tiga dari kanan) menghadirkan 8 tersangka pinjol ilegal saat konferensi pers pengungkapan kasus. (Foto: Humas Polda Jabar)

3. Penyidik menemukan fakta, akibat besarnya bunga yang tak wajar itu, ada korban yang hanya meminjam Rp5 juta, tetapi harus mengembalikan Rp80 juta lebih. Lantaran sulit membayar para korban pun dikenai bunga berlipat-lipat setiap hari.

4. Pengelola pinjol ilegal menerapkan sistem penagihan yang tak mengenal belas kasihan. Kepada para korban yang menunggak, mereka tak segan-segan melontarkan caci maki dan teror. Para korban pun dipermalukan. Debt collector menyebarkan pesan berantai ke nomor-nomor kontak korban. Pesan singkat itu berisi kalimat, "buronan penggelapan dana".

5. Teror, caci maki dengan kata-kata paling kasar sekalipun memang harus dilakukan para debt collector pinjol ilegal. Itu sudah standar operasional prosedur (SOP) bagi debt collector pinjol ilegal.

Jika debt collector lembek dalam melakukan penagihan, dia terancam ditegur bahkan dipecat dari pekerjaannya. Karena itu, debt collector melakukan berbagai cara untuk menekan korban agar segera membayar pinjaman.

6. Saat ini penyidik tengah mendalami kasus pinjol ilegal tersebut untuk menangkap penyandang dananya. Meskipun posisi RS) sebagai direktur utama yang bertanggung jawab secara operasional tapi tidak menutup kemungkinan masih ada founder (pendiri) lain.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mahfud MD Imbau Korban Tak Usah Bayar Pinjol Ilegal, Ini Kata Direktur Ditreskrimsus Polda Jabar

57 tahun lalu

Dirditreskrimsus Polda Jabar: Debt Collector Pinjol Ilegal Dipecat jika Lembek saat Tagih Utang

57 tahun lalu

Polda Jabar Tangkap Pimpinan Pinjol Ilegal Sleman, Langsung Jadi Tersangka

57 tahun lalu

Ini Tampang Debt Collector Pinjol Ilegal yang Diperiksa Intensif Polda Jabar

57 tahun lalu

Kolektor Pinjaman Online Ilegal yang Ditangkap Polda Jabar Kerap Ancam Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal