2019-2020, 700 Pekerja Migran Indonesia Pulang dalam Keadaan Meninggal

Agus Warsudi
Ilustrasi jasad. (Foto: Istimewa)

BANDUNG, iNews.id - Selama dua tahun, 2019 dan 2020, sebanyak 700 pekerja migran Indonesia pulang ke Tanah Air dalam keadaan meninggal dunia. Ke-700 pekerja migran ini meninggal akibat tindak kekerasan dan sakit. 

Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani mengatakan, sebagian besar pekerja migran itu meninggal akibat kekerasan yang dilakukan majikan di negara penempatannya. Ada juga yang depresi kemudian bunuh diri.

"BP2MI mengurus pemulangan 700 jenazah dari negara penempatan, tiba di Tanah Air hingga diantar ke kampung halammnya. Mereka sebagian besar mengalami kekerasan di negara penempatan," kata Benny Rhamdani melalui video conference, Kamis (11/2/2021).

Selain 700 jenazah pekerja migran, ujar Benny, BP2MI juga telah memulangkan 460 pekerja migran yang sakit. Di antara pekerja migran itu, tercatat ada yang mengalami sakit dan cacat fisik akibat dianiaya oleh majikan.

"Dari 460 yang dipulangkan, ada yang sakit karena memang PMI (pekerja migran Indonesia) itu punya penyakit. Tapi tidak sedikit dari mereka yang mengalami mengalami kekerasan dan cacat fisik. Ada yang disetrika badannya," ujarnya.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BP2MI Bandung Gagalkan 7 Pekerja Migran asal Lombok Berangkat Ilegal ke Dubai

57 tahun lalu

Video Kepala BP2MI Benny Rhamdani Positif Covid-19

57 tahun lalu

Kepala BP2MI Benny Rhamdani Positif Covid

57 tahun lalu

BP2MI Siap Perang Total Lawan Sindikat Pengiriman Pekerja Migran Ilegal

57 tahun lalu

Polda Riau Bongkar Sindikat PMI Ilegal di Dumai, 68 Orang Diamankan Dalam Hutan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal