Ade Kusnadi mengemukakan, penggerebekan berawal saat petugas petugas menerima informasi tentang pekerja migran dari Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dibawa ke Bandung melalui Surabaya.
Kemudian, petugas melakukan penelusuran dan mendapati tujuh pekerja migran tersebut di lokasi penampungan. Enam dari tujuh pekerja migran sudah dibawa oleh petugas ke kantor BP2MI Bandung, Jalan Soekarno-Hatta. Sedangkan seorang lagi belum karena sakit.
Ade mengemukakan, calo dan sponsor penempatan pekerja migran ilegal tidak berada di lokasi penampungan saat penggerebekan dilakukan petugas BP2MI Bandung.
Dari keterangan pekerja imigran, calo dan sponsor berada di Jakarta. Para calon dan sponsor ini sedang dikejar petugas. Sedangkan tujuh pekerja migran ilegal tersebut dimintai keterangan terlebih dulu sebelum dipulangkan ke Lombok NTB.