Sebelum dilepasliarkan, kukang yang terdiri dari tiga jantan dan tujuh betina ini harus menjalani tahapan habituasi, sebagai proses adaptasi di lingkungan barunya.
Bentuk habituasi atau rumah sementara kukang berada di area terbuka yang dikelilingi jaring dan fiber di kawasan suaka. Di area habituasi, tumbuh berbagai jenis pohon untuk pakan alamiah dan naungan kukang.
Selama sekitar dua hingga empat minggu, kukang dibiarkan beradaptasi dan mengenal lingkungan barunya.
Selama masa habituasi, tim di lapangan mengamati dan mencatat perkembangan perilaku hewan ini. Jika selama masa habituasi, semua kukang aktif dan tidak ada perilaku abnormal, maka barulah mereka benar-benar bisa dilepasliarkan ke alam bebas.
Manager Program IAR, Robithotul Huda mengatakan, akibat dipelihara warga, banyak kukang yang akhirnya mati. Salah satu faktornya yakni penyiksaan yang mereka alami sebelum diperjualbelikan.