Lumba-Lumba Mati di Sungai Kualuh, Ini Kata BBKSDA

Stepanus Purba
Fachrizal
Petugas dari BBKSDA tengah mengevakuasi lumba-lumba di Sungai Kualuh. (Foto: iNews/Fachrizal).

LABURA, iNews.id - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara (Sumut) telah mengevakuasi lumba-lumba berjenis kelamin betina sepanjang 2,5 meter di Sungai Kualuh, Kabupaten Labuhanbatu. Bangkai mamalia tersebut kemudian akan dibawa ke kantor BBKSDA di Kota Medan untuk autopsi.

Ahli spesies lumba-lumba dari BKSDA, Amang Rangga mengatakan, lumba-lumba ini mati karena hidup di perairan air tawar, di mana memang bukan habitatnya. Menurut dia, jenis ini merupakan lumba-lumba air asin.

"Tak hanya itu, ada luka parah di sekitar lubang pernapasan, kemudian kita tidak tahu kapan dia terakhir makan, serta faktor kelelahan karena selalu berenang melawan arus," kata Rangga saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (31/1/2019).

Menurut dia, luka di bagian saluran pernapasan ini juga menyebabkan lumba-lumba ini kehilangan sistem navigasi, itulah mengapa mamalia tersebut tersesat. Meski di beberapa kasus, lumba-lumba jenis punggung bungkuk ini memang kerap menyasar ke perairan sungai, namun tak sampai sejauh di Sungai Kualuh.

"Ini juga kasus yang unik, karena baru pertama kali kita temukan, lumba-lumba air asin menyasar hingga 120 kilometer masuk ke sungai," ujar dia.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap Penyelundupan Burung Kasturi di Pati, Dijual Rp20-50 Juta per Ekor

57 tahun lalu

Polisi Tangkap 15 Orang Sindikat Pemburu Gajah Sumatera di Riau, 3 Masih Buron

57 tahun lalu

Heboh Lumba-Lumba 300 Kg Terdampar di Hutan Mangrove Maros, Begini Kondisinya

57 tahun lalu

Heboh Lumba-lumba Muncul di Sungai Rokan Hulu Riau, Warga Kaitkan Mitos Ini

57 tahun lalu

Buaya Besar di Inhil Mati, Setelah Dibedah Isi Perutnya Mengejutkan 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal